Jl. Mangunegaran Kidul 16

Panembahan Kraton 55131

Yogyakarta - Indonesia

Phone / Fax : +62 274 381196

email : info@integritasindonesia.org

Home » Program

Percepatan pencapaian target MDGs di kota Surakarta dan kabupaten Wonogiri

2012-12-05 16:32

Judul        : Percepatan pencapaian target MDGs di kota Surakarta dan kabupaten Wonogiri
Lokasi        : Kota Surakarta dan kabupaten Wonogiri Jawa Tengah
Durasi        : 9 (empat) bulan + 6 (enam) bulan = 15 bulan.

Tujuan MDGs
1.    Menurunkan hingga setengahnya proporsi penduduk dengan tingkat pendapatan kurang dari USD 1,00 (PPP) per hari dalam kurun waktu 1990-2015
2.    Menciptakan kesempatan kerja penuh dan produktif dan pekerjaan yang layak untuk semua termasuk perempuan dan kaum muda
3.    Menurunkan hingga setengahnya proporsi penduduk yang menderita kelaparan dalam kurun waktu 1990-2015.
4.    Menjamin pada tahun 2015 semua anak laki-laki maupun perempuan dimanapun dapat menyelesaikan pendidikan dasar.
5.    Menghilangkan ketimpangan gender ditingkat pendidikan dasar dan lanjutan pada tahun 2005, dan di semua jenjang pendidikan tidak lebih dari tahun 2015.
6.    Menurunkan jumlah kematian balita hingga dua-pertiga dalam kurun waktu 1990-2015.
7.    Menurunkan jumlah kematian ibu hingga tiga-perempat dalam kurun waktu 1990-2015.
8.    Mengendalikan penyebaran dan mulai menurunkan jumlah kasus baru HIV/AIDS hingga tahun 2015.
9.    Mengendalikan penyebaran dan mulai menurunkan jumlah kasus baru malaria dan penyakit menular lainnya hingga tahun 2015.
10.    Memadukan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan dengan kebijakan dan program nasional serta mengembalikan sumberdaya lingkungan yang hilang.
11.    Mengurangi laju kehilangan keanekaragaman hayati, dan mencapai pengurangan laju kehilangan yang signifikan pada 2015.

Capaian MDGs di provinsi Jawa Tengah
Bagi Provinsi Jawa Tengah, kemiskinan merupakan issue strategis dan mendapatkan prioritas utama untuk ditangani. Hal tersebut terbukti selain di dalam renstra, keputusan gubernur no. 412.6.05/55/2006 tentang tim koordinasi penanggulangan kemiskinan juga (TKPK) di dalam draf rencana pembangunan jangkah panjang daerah jawa tengah 2005-2025. Komitmen untuk mengurangi angka kemiskinan tersebut telah tertuang di dalam dokumen-dokumen perencanaan baik jangkah panjang, menengah maupun tahunan, dengan melaksanakan berbagai program dan kegiatan serta berbagai sumber dana melalui strategi penanganan langsung maupun tidak langsung, terkait dengan sosio kultur masyrakat, upaya penanggulangan kemiskinan tidak akan berhasil  apabila tidak diimbangi dengan dengan program penyadaran masyarakat, yaitu sebuah upaya untuk mengurangi bahkan menghapuskan mental dan budaya miskin dengan jalan mengingatkan, meyakinkan dan memberikan semangat kepada masyarakat agar berusaha untuk bangkit dengan melakukan  kerja keras dan membiasakan diri untuk malu menerima bantuan sebagai orang miskin. Koordinasi diantara stakeholder  maupun instansi pengampu masih perlu dioptimalkan. Permasalahan ini diatasi dengan harapan dapat mempercepat pencapaian target MDGs baik ditingkat kabupaten/kota dan akhirnya berkontribusi pada percepatan pencapaian target MDGs ditingkat provinsi dan nasional. Permasalahan tersebut disebabkan karena beberapa faktor:
1.    Masih lemahnya kapasitas SKPD dan Bappeda dalam menerjemahkan visi misi pimpinan daerah tentang MDGs ke dalam program pemerintah.
2.    Gagasan tentang MDGs lebih banyak disampaikan dalam forum-forum publik untuk menunjukkan bahwa pemerintah  daerah memiliki perhatian mengenai MDGs, namun belum ada pemahaman yang operasional dikalangan SKPD Bappeda.
3.    Selain faktor SDM yang belum memahami MDGs secara programmatik, pemerintah kota Surakarta dan pemerintah kota Wonogirijuga menghadapi kendala instrumental dengan tidak tersedianya kualitas data yang valid berkenaan dengan indikator target-target MDGs. Kendala data dan informasi ini ditunjukkan dengan tidak singkronnya basis data dan informasi antara BPS dan data sektoral devartemen.
4.    Sebagaimana terlihat dari analisis kondisi capaian MDGs diatas, sangat banyak faktor yang terlibat dan karenanya akan menjadi sangat sulit bagi pemerintah untuk bekerja sendiri.

Kerangka Program
Tujuan Jangka Panjang : Mewujudkan tata kelola pemerintah yang sensitif MDGs di kota Surakarta dan kab. Wonogiri.
Tujuan Jangka Pendek :
1.    Meningkatkan kapasitas Bappeda dan SKPD dalam penyusunan program dan anggaran yang pro MDGs di kota Surakarta dan kab. Wonogiri
2.    Meningkatkan kualitas informasi untuk pengambilan keputusan di kota Surakarta dan kab. Wonogiri.
3.    Meningkatkan kerjasama antar stakholder di kota Surakarta dan kab. Wonogiri
 
Deskripsi kegiatan
1.    Meningkatkan kapasitas Bappeda dan SKPD dalam penyusunan program dan anggaran yang pro MDGs di kota Surakarta dan kab. Wonogiri. pencapaian target MDGs perlu didukung oleh pihak-pihak yang terkait, dari mulai tentang pemahaman MDGs sampai penyusunan perencanaan pembangunan yang sensitif terhadap MDGs.
2.    Pendampingan penyusunan target MDGs
3.    Meningkatkan kualitas informasi untuk pengambilan keputusan di kota Surakarta dan kab. Wonogiri.
4.    Meningkatkan kerjasama antar stakholder di kota Surakarta dan kab. Wonogiri.(RIN)

Komentar Percepatan pencapaian target MDGs di kota Surakarta dan kabupaten Wonogiri